𝗣𝗲𝗹𝗮𝘁𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝗮𝘁𝗮𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗯𝗮𝗴𝗶 𝗽𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗗𝗶𝗻𝗮𝘀 𝗣𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗢𝗹𝗮𝗵 𝗥𝗮𝗴𝗮 𝗞𝗮𝗯𝘂𝗽𝗮𝘁𝗲𝗻 𝗦𝗹𝗲𝗺𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗹𝘂𝗿𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗿𝗴𝗼𝗹𝘂𝘄𝗶𝗵

Margoluwih – Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sleman menyelenggarakan pelatihan panatacara bagi Pemuda di Kalurahan Margoluwih. Pelatihan berlangsung selama 4 hari, Senin s.d Kamis (14 s.d 17 April 2025). Pranatacara merupakan bentuk kearifan lokal di tengah masyarakat dan menjadi upaya dalam melestarikan budaya bangsa, khususnya budaya Jawa. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini diantaranya bisa mempererat tali silaturahmi pemuda, para pemuda bisa lebih belajar dan memahami bahasa dan sastra jawa, profesi sebagai panatacara bisa menjadi pekerjaan yang menghasilkan dan sekaligus melestarikan budaya jawa.

Untuk peserta merupakan pemuda warga Kalurahan Margoluwih dibatasi bagi pemuda usia 16 sampai 30 tahun. Peserta berjumlah 30 orang. Harapannya ilmu yang didapat merupakan bekal yang bisa digunakan untuk dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat. Kepala Bidang Pembinaan Pemuda Dispora Sleman, Riyang Sukrisman, menyampaikan pelatihan pranatacara merupakan program Dispora Sleman sebagai upaya melestarikan budaya dan sastra Jawa. Mengingat, saat ini banyak pemuda yang tidak mengetahui tatakrama.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sleman, Heru Saptono, S.TP, MM bahwa pemuda merupakan kunci dari adanya pembangunan dan perubahan yang terjadi pada bangsa Indonesia. Mengingat peran dan tanggungjawabnya yang begitu besar terhadap bangsa maka pemuda perlu menginvestasikan waktunya untuk meningkatkan kapasitas dan partisipasinya dalam membangun bangsa.

#PelatihanPanatacara#Margoluwih